<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Habibi&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://habibi.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://habibi.web.id</link>
	<description>Blogging, Experience, Linux, Programming, Software, Open Source</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Apr 2012 22:46:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sedikit Tentang Exploit</title>
		<link>http://habibi.web.id/2012/04/25/sedikit-tentang-exploit/</link>
		<comments>http://habibi.web.id/2012/04/25/sedikit-tentang-exploit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Apr 2012 22:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Habibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[hacking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://habibi.web.id/?p=640</guid>
		<description><![CDATA[Local Exploit Local exploit adalah teknik eksploitasi yang dilakukan secara lokal dan mengharuskan adanya akses terlebih dahulu kepada sistem yang rentan untuk diserang. Exploit ini bertujuan untuk escalating privillege (peningkatan hak akses user). Shellcode, Exploit dan Vulnerability Shellcode adalah code &#8230; <a href="http://habibi.web.id/2012/04/25/sedikit-tentang-exploit/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignright" src="http://mattiasgeniar.be/wp-content/uploads/2008/09/msf3-exploit-bg.jpg" alt="" width="306" height="301" />Local Exploit</strong></p>
<p>Local exploit adalah teknik eksploitasi yang dilakukan secara lokal dan mengharuskan adanya akses terlebih dahulu kepada sistem yang rentan untuk diserang. Exploit ini bertujuan untuk escalating privillege (peningkatan hak akses user).</p>
<p><strong>Shellcode, Exploit dan Vulnerability</strong><br />
Shellcode adalah code yang dibuat oleh attacker yang bertujuan untuk memberikan dia shell sehingga dia bisa memberi perintah dengan leluasa.<br />
Shellcode, exploit dan vulnerability memiliki keterkaitan yang sangat erat. Awal mulanya adalah program yang dibuat oleh programmer yang mengandung vulnerability, selanjutnya di-exploit untuk membuat program tersebut menjalankan code apapun yang diinginkan attacker (arbitrary code execution).<br />
Seharusnya, program mengikuti instruksi yang dibuat oleh programmernya. Attacker bisa membuat program mengikuti perintahnya dan mengabaikan perintah programmernya dengan mengexploit vulnerability yang mengakibatkan arbitrary code execution.<span id="more-640"></span><br />
<strong>Arbitrary Code Execution</strong><br />
Arbitrary code execution adalah kondisi dimana attacker dapat menginjeksi sembarang code/instruksi ke dalam suatu proses yang sedang running, kemudian code tersebut dieksekusi. Code yang diinjeksi itu disebut dengan shellcode. Code dalam shellcode adalah dalam bentuk bahasa mesin atau opcode. Biasanya opcode ini tidak dituliskan dalam nilai binary karena akan menjadi sangat panjang, melainkan memakai nilai hexa yang lebih kompak.</p>
<p><strong>Remote Exploit</strong></p>
<p>Remote exploit adalah teknik exploitasi yang dilakukan secara remote melalui jaringan. Exploit jenis ini biasanya menyerang server/daemon yang sedang “LISTEN” di port tertentu.<br />
Perbedaan utama antara local exploit dan remote exploit adalah pada local exploit, sejak awal attacker sudah memiliki shell access baik melalui ssh, telnet atau remote desktop connection, namun dengan hak akses terbatas (sebagai normal user). Sedangkan pada remote exploit, kondisi awal attacker adalah tidak memiliki akses shell. Akses shell yang dimaksud adalah kemampun untuk execute suatu file executable.<br />
Pada local exploit, tujuannya adalah privilege escalation atas hak akses yang terbatas tersebut menjadi tidak terbatas (root/administrator). Sedangkan pada remote exploit, karena pada awalnya tidak punya akses shell, maka remote exploit berusaha mendapatkan akses shell, baik sebagai user biasa maupun sebagai super user (root/administrator).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Remote Shellcode</strong><br />
Terdapat 2 jenis remote shellcode, yaitu:</p>
<p><strong>1.    Port Binding Shellcode</strong><br />
Shellcode jenis ini bertujuan untuk memberikan shell yang bisa diakses dari jauh melalui port tertentu. Attacker bisa mengakses shell tersebut dengan membuka koneksi ke IP komputer target pada port yang sudah ditentukan sebelumnya.<br />
<img class="aligncenter" src="http://www.ilmuhacking.com/wp-content/uploads/2009/12/port-binding3.gif" alt="" width="701" height="256" /><br />
Port binding shellcode tidak berguna bila komputer target dilindungi dengan firewall yang memblok inbound koneksi ke port di luar port yang diijinkan.<br />
Firewall yang dimasalahkan bukan firewall yang berada di komputer target, sebab attacker bisa juga menambahkan rutin untuk mendisable firewall di komputer target. Tetapi firewall yang berada di luar komputer target tidak bisa dimatikan dari komputer target.<br />
<strong>2.    Reverse Connecting Shellcode</strong><br />
Reverse connecting shellcode mirip dengan port binding shellcode namun arah koneksinya terbalik. Dalam shellcode ini, komputer target yang akan membuka koneksi ke attacker. Karena kebanyakan kasus administrator server sering memblok koneksi yang masuk ke komputernya, namun tidak untuk koneksi keluar.<br />
<img class="aligncenter" src="http://www.ilmuhacking.com/wp-content/uploads/2009/12/reverseconnecting.gif" alt="" width="691" height="270" /><br />
Port yang biasanya diijinkan untuk diakses adalah port untuk http, yaitu 80 dan 443 (SSL) karena ini adalah layanan yang paling banyak dipakai sehingga kecil kemungkinan admin memblok koneksi ke web server luar.</p>
<p style="text-align: justify;">referensi: <a href="http://ilmuhacking.com/">http://ilmuhacking.com/</a></p>
<b>Keyword Pencarian Populer:</b><ul><li><a href="http://habibi.web.id/search/exploit+adalah/" title="exploit adalah">exploit adalah</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/exploit+port/" title="exploit port ?">exploit port ?</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/jenis+jenis+exploit+untuk+deface+web/" title="jenis jenis exploit untuk deface web">jenis jenis exploit untuk deface web</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/mendapatkan+akses+administrator+di+local+user/" title="mendapatkan akses administrator di local user">mendapatkan akses administrator di local user</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/port+yg+bisa+di+exploit/" title="port yg bisa di exploit">port yg bisa di exploit</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/yang+dimaksud+exploit/" title="yang dimaksud exploit">yang dimaksud exploit</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/yang+dimaksud+previllages+hak+akses+direktori/" title="yang dimaksud previllages hak akses direktori">yang dimaksud previllages hak akses direktori</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.531 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://habibi.web.id/2012/04/25/sedikit-tentang-exploit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum?</title>
		<link>http://habibi.web.id/2012/04/23/hukum/</link>
		<comments>http://habibi.web.id/2012/04/23/hukum/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2012 14:30:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Habibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://habibi.web.id/?p=636</guid>
		<description><![CDATA[Ketika hukum tak ada hikmahnya. Lama dan berlarut-larut orang berbicara. Pakar, aktifis, pengamat dan semuanya yang berkecimpung di dalamnya, tak luput dalam dialog, debat dan diskusi ilmiah. Hukum di negeri ini sudah begitu kompleks dan detailnya dalam mengatur segala aspek &#8230; <a href="http://habibi.web.id/2012/04/23/hukum/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" title="hukum" src="http://profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/41592_100221303353813_8641_n.jpg" alt="" width="200" height="202" />Ketika hukum tak ada hikmahnya. Lama dan berlarut-larut orang berbicara. Pakar, aktifis, pengamat dan semuanya yang berkecimpung di dalamnya, tak luput dalam dialog, debat dan diskusi ilmiah. Hukum di negeri ini sudah begitu kompleks dan detailnya dalam mengatur segala aspek kehidupan. Aparat penegak hukum yang begitu banyak dan kuat. Sekolah-sekolah tinggi ilmu hukum banyak bertebaran di negeri ini. Tetapi apa yang terjadi? Banyak ahli hukum masuk hukuman, banyak penuntut harus dituntut, banyak pengemban tugas menyalahgunakan wewenang, dan masih banyak lagi hal serupa yang tidak mencerminkan keadilan yang merupakan hikmah dari hukum itu sendiri. Hikmah hukum yang saat ini sudah mulai hilang perlahan-lahan membuat kita semakin tak tahu arah dan tujuan hukum.<span id="more-636"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Hukum yang tak dapat ditegakkan mengacaukan negara yang kaya raya ini. Ketika hukum tak pernah bisa ditegakkan apa yang akan terjadi akan lebih mengerikan dari yang kita bayangkan. Sepertinya, dampak dari lemahnya supremasi hukum bak pembunuhan secara perlahan. Orang jahat yang tahu akan hal ini tak akan pernah takut pada ancaman, tak akan pernah takut pada undang-undang dan tak akan pernah takut dengan aparat penegak hukum, karena mereka sudah berhitung bisnis sebelum melakukan kejahatannya. Banyak contoh yang bisa kita lihat, korupsi, money loundry, sampai suap telah membuktikan bahwa orang jahat dapat dengan mudahnya mengatur dan melemahkan hukum ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang lebih mengerikan dampaknya adalah jika hukum di negeri ini tak pernah mempan untuk kasus narkoba! Coba bayangkan, apa dampaknya? Sungguh mengerikan! Saat ini 3,8 juta penduduk adalah korbannya. Bukankah ini merupakan pembunuhan yang terjadi secara tidak sadar? Apa yang terjadi jika para bandar dan bos narkoba dapat dengan mudah keluar-masuk dan mengedarkan barang haram itu? Bahkan sampai di tempat yang seharusnya mereka dibina, di lembaga pemasyarakatan pun menjadi ajang bisnisnya. Sedangkan hukum yang tumpul masih tetap saja tumpul. Hukuman mati pun tak mempan karena mereka seolah-olah bisa membeli nyawa dengan berbagai cara.</p>
<p style="text-align: justify;">Di manakah hikmah hukum sekarang? Semua pasti menginginkan hukum yang berkeadilan, sedangkan hikmah dari hukum adalah keadilan itu sendiri. Tapi apa jadinya jika hukum tak berkeadilan? Hukum hanya seperti alat yang tak berguna, bahkan merusak. Beginilah ketika suatu ilmu kehilangan hikmahnya. Lalu kita bertanya: sekolah hukum banyak, tapi dimanakah sekolah keadilan?</p>
<p style="text-align: justify;">Ya Allah, selamatkanlah orang-orang yang hidup pada jalanMu yang lurus, para pemimpin yang adil, dan para pejuang penegak hukum yang selalu berada di jalanMu. Ya Allah, lindungilah kami yang tak mengerti apa-apa, jangan sampai kami menjadi korban dan fitnah yang akan membebani hidup kami di dunia ini. Amin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://habibi.web.id/2012/04/23/hukum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Replicate MySQL</title>
		<link>http://habibi.web.id/2011/07/07/replicate-mysql/</link>
		<comments>http://habibi.web.id/2011/07/07/replicate-mysql/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 14:06:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Habibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Software]]></category>
		<category><![CDATA[database]]></category>
		<category><![CDATA[mysql]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[replicate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://habibi.web.id/?p=625</guid>
		<description><![CDATA[Replicate atau replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data dan objek-objek database ke database lain dan melaksanakan sinkronisasi antardatabase sehingga konsistensi data dapat terjamin. Jadi, dengan menggunakan teknik replikasi ini, data dapat didistribusikan ke lokasi yang berbeda &#8230; <a href="http://habibi.web.id/2011/07/07/replicate-mysql/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://terusbelajar.files.wordpress.com/2010/03/0.jpg" alt="" width="350" height="175" />Replicate atau replikasi adalah suatu teknik untuk melakukan copy dan pendistribusian data dan objek-objek database ke database lain dan melaksanakan sinkronisasi antardatabase sehingga konsistensi data dapat terjamin. Jadi, dengan menggunakan teknik replikasi ini, data dapat didistribusikan ke lokasi yang berbeda melalui koneksi jaringan lokal maupun internet. Replikasi juga memungkinkan untuk mendukung kinerja aplikasi, penyebaran data fisik sesuai dengan penggunaannya, seperti pemrosesan transaksi online dan DSS (Decision Support System) atau pemrosesan database terdistribusi melalui beberapa server.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menggunakan teknik ini, kehandalan database akan lebih terjamin karena data dapat didisitribusikan ke server-server yang lain. Misalnya seperti transaksi yang terjadi pada Bank, apa yang akan terjadi jika Bank hanya memiliki sebuah database server, apabila pada database server tersebut terjadi kerusakan atau padamnya arus listrik? Pasti transaksi perbankan akan berhenti total. Hal ini tidak demikian terjadi jika kita menggunakan database terdistribusi yang pada setiap transaksi juga direplikasi ke server yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Terdapat beberapa jenis replikasi akan tetapi yang akan kita bahas di sini hanya sebuah teknik replikasi sederhana saja. Replikasi dapat dilakukan dengan jumlah komputer minimal dua buah, satu buah master dan satu buah slave. Komputer slave akan mengkopi secara otomatis setiap perubahan database yang terjadi pada komputer master. Cara membuat replikasi MySQL di sini hanya bisa digunakan untuk<span id="more-625"></span> MySQL versi 5.1.x atau di bawah ver si 5.2.x. Jika anda menggunakan MySQL versi yang lebih baru, ada kemungkinan gagal. Karena sepengalaman saya menggunakan MySQL 5.5.x cara ini tidak berhasil <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align: justify;">Baik, langsung saja kita akan mencoba langkah-langkahnya sebagai berikut:</p>
<h2>1. KONFIGURASI KOMPUTER DATABASE MASTER</h2>
<p style="text-align: justify;">a. Menyeting  IP ADDRESS: 192.168.2.2 pada komputer Master.<br />
b. Setelah itu buatlah sebuah database dengan nama sekolah, sebuah tabel dengan nama siswa dan isikan dua buah data atau terserah <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  pada tabel tersebut.<br />
c. Matikan service MySQL, buka teks editor misalnya: Notepad++ dan buka file yang terletak pada direktori mysql\bin\my.cnf. Jika anda menggunakan XAMPP seperti saya, anda bisa membuka file tersebut di direktori C:\xampp\mysql\bin\my.cnf<br />
d. Tepat di bawah section <strong>[mysqld]</strong> tambahkan baris berikut<br />
<strong>log-bin= mysql-bin<br />
server-id= 1<br />
binlog-do-db= sekolah<br />
log-slave-updates</strong><br />
e. Kemudian buatlah akses user slave ke database master, misalnya dengan nama slave_user dengan perintah sebagai berikut<br />
<strong>mysql&gt; grant replication slave on *.* to &#8216;slave_user&#8217;@'%&#8217; identified by &#8216;asdf&#8217;;</strong><br />
(asdf adalah passwordnya)<br />
<strong>mysql&gt; flush privileges;</strong><br />
f. Kemudian berikan hak akses kepada user tersebut agar dapat menggunakan database pada master, dengan perintah sebagai berikut<br />
<strong>mysql&gt; grant all on *.* to &#8216;slave_user&#8217;@'%&#8217; identified by &#8216;asdf&#8217;;<br />
mysql&gt; flush privileges;</strong><br />
g. Lihat status log pada master, tetapi sebelumnya lock dulu tabelnya, perintahnya sebagai berikut<br />
<strong>mysql&gt; flush tables with read lock;<br />
mysql&gt; show master status;</strong><br />
Pada table akan terlihat File dan Position catat baik-baik nama file dan posisinya. Kemudian ketikkan perintah untuk meng-unlock tabel kembali<br />
<strong>mysql&gt; unlock table;</strong></p>
<h2>2. KONFIGURASI KOMPUTER DATABASE SLAVE</h2>
<p style="text-align: justify;">a. Menyeting  IP ADDRESS: 192.168.2.3 pada komputer slave.<br />
b. Menyeting my.cnf pada databse slave, tepat di bawah section <strong>[mysqld]</strong> tambahkan baris:<br />
<strong>server-id= 2<br />
master-host= 192.168.2.2<br />
master-user= slave_user<br />
master-password= asdf<br />
master-connect-retry= 30<br />
replicate-do-db= sekolah</strong><br />
c. Start service MySQL dan copykan database yang terdapat di master dengan perintah<br />
<strong>mysql&gt; load data from master;</strong><br />
d. setelah berhasil maka database master (sekolah) akan terkopi semua ke slave.<br />
e. Kemudian melakukan setting replikasi pada slave. Sebelum melakakukan setting replikasi pada slave sebaiknya menonaktifkan slave terlebih dahulu dengan perintah<br />
<strong>mysql&gt; slave stop;<br />
mysql&gt; change master to master_host=&#8217;192.168.2.2&#8242;,<br />
-&gt; master_user=&#8217;slave_user&#8217;,<br />
-&gt; master_password=&#8217;asdf&#8217;,<br />
-&gt; master_log_file=&#8217;mysql-bin.000001&#8242;,</strong> &lt;- isikan sesuai dengan file log masternya<br />
<strong>-&gt; master_log_pos=106;</strong> &lt;- isikan sesuai dengan posisi log masternya</p>
<p style="text-align: justify;">(baca kembali langkah 1 g.)</p>
<p style="text-align: justify;">f. Aktifkan slave dengan perintah <strong>mysql&gt; slave start;</strong><br />
g. Cek status slave dengan perintah <strong>mysql&gt; show slave status\G;</strong> dan melihat pada <strong>slave_io_running = yes dan slave_sql_running = yes,</strong> berarti slave telah berjalan dengan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah selesai langkah-langkah tersebut di atas dan tidak terdapat kendala, sekarang saatnya menguji apakah replicate telah berjalan dengan baik, yaitu dengan mengubah, menambah atau menghapus tabel siswa pada database sekolah di komputer master, lalu cek pada komputer slave apakah datanya juga ikut berubah seperti yang terjadi di komputer master? Jika ya, maka anda telah berhasil membuat replikasinya. <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Maaf, gambarnya ga sempet upload <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<b>Keyword Pencarian Populer:</b><ul><li><a href="http://habibi.web.id/search/konfigurasi+database+terdistribusi+di+mysql+xampp/" title="konfigurasi database terdistribusi di mysql xampp">konfigurasi database terdistribusi di mysql xampp</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/mysql+replication/" title="mysql replication">mysql replication</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/replikasi+mysql+server+xampp/" title="replikasi mysql server xampp">replikasi mysql server xampp</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/cara+replication+mysql/" title="cara replication mysql">cara replication mysql</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/replikasi+mysql+5+5/" title="replikasi mysql 5 5">replikasi mysql 5 5</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/replicate+mysql/" title="replicate mysql">replicate mysql</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/replication+mysql/" title="replication mysql">replication mysql</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/mysql+sinkronisasi/" title="mysql sinkronisasi">mysql sinkronisasi</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/penggunaan+database+terdistribusi+pada+bank/" title="penggunaan database terdistribusi pada bank">penggunaan database terdistribusi pada bank</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/cara+menggunakan+mysql+5+5/" title="cara menggunakan mysql 5 5">cara menggunakan mysql 5 5</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 0.933 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://habibi.web.id/2011/07/07/replicate-mysql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemrograman PHP Menggunakan Framework CodeIgniter</title>
		<link>http://habibi.web.id/2011/03/01/pemrograman-php-menggunakan-framework-codeigniter/</link>
		<comments>http://habibi.web.id/2011/03/01/pemrograman-php-menggunakan-framework-codeigniter/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Feb 2011 23:59:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Habibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Programming]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[mysql]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://habibi.web.id/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya kangen juga setelah sekian lama tidak pernah update blog hehehe, ah berlebihan ya&#8230; Karena tuntutan zaman yg semakin mendesak saya untuk menulis, akhirnya saya pun mencoba untuk menulis kembali . Ok langsung saja kita bahas sedikit saja ya. Apa &#8230; <a href="http://habibi.web.id/2011/03/01/pemrograman-php-menggunakan-framework-codeigniter/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div class="wp-caption alignright" style="width: 259px"><img title="CodeIgniter" src="http://unyildadakan.com/wp-content/uploads/2011/02/codeigniter-299x300.gif" alt="CodeIgniter" width="249" height="250" /><p class="wp-caption-text">CodeIgniter</p></div>
<p>Rasanya kangen juga setelah sekian lama tidak pernah update blog <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  hehehe, ah berlebihan ya&#8230; Karena tuntutan zaman yg semakin mendesak saya untuk menulis, akhirnya saya pun mencoba untuk menulis kembali <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align: justify;">Ok langsung saja kita bahas sedikit saja ya. Apa itu PHP framework dan mengapa kita harus menggunakannya. Framework itu apa ya? Dilihat dari namanya, mungkin banyak teman-teman yang sudah paham apa fungsi dan definisi framework ini. Betul! Intinya framework ini adalah kerangka kerja dari pemrograman yang akan kita bangun dan fungsinya adalah mempermudah pembuatan aplikasi yang akan kita buat. Tentu saja aplikasi web dong, bukan aplikasi desktop <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> . Maka dari itu framework berisi library code-code yang sudah jadi dan kita bisa langsung menggunakannya tanpa harus bersusah payah membuat library code sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Mudah kan?<span id="more-608"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Eiittsss&#8230; Tunggu dulu, tetapi ada syaratnya. Apa itu syaratnya? Syaratnya kita harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh framework itu sendiri, makanya kalau mempelajari framework kita disarankan untuk mempelajari satu framework saja, jangan belajar 1 atau 5 atau 10 framework sekaligus, bisa pusing jadinya <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  atau kalau anda adalah orang cerdas secerdas Einstein dan mau melakukannya ya ndak masalah sih <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Lalu apa kelebihan aplikasi web kita jika menggunakan framework dan apa kekurangannya? Salah satu kekurangannya adalah, web kita akan menjadi lebih berat prosesnya jika dibanding menggunakan code-code PHP biasa tapi ada kok fasilitas-fasilitas untuk mempercepat web kita, seperti chacing dan sebagainya. Sedangkan keuntungan menggunakan framework adalah dalam pembuatan aplikasi, kita akan lebih fokus ke core programming atau logika pemrogramannya daripada harus memikirkan kode-kode yang rumit yang sudah pasti memakan waktu yang lebih lama.</p>
<p>Sudah jelas kan? Kalau belum jelas silakan baca dari awal, hehehe&#8230;</p>
<p>Lalu, framework apa yang akan kita gunakan? Kalau anda sih bebas-bebas saja sih memilih, karena ada banyak framework PHP yang telah didevelop oleh programmer-programmer handal dan gratis pula! Baik hati banget ya mereka <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  tapi tetap disarankan untuk mempelajari salah satu dan satu saja daripada harus bingung dengan banyak mempelajari banyak aturan dari banyak framework. Berikut adalah 10 framework yang banyak digunakan:</p>
<p>1. yii<br />
2. CodeIgniter<br />
3. CakePHP<br />
4. Zend Framework<br />
5. Symfony<br />
6. PHP Dev Shell<br />
7. Prado<br />
8. Akelos<br />
9. QPHP<br />
10.ZooP</p>
<p>Sudah saya putuskan seperti judulnya, tulisan ini akan membahas sedikit atau dasar penggunaan framework CodeIgniter. Mengapa CodeIgniter?</p>
<p>Ada beberapa kelebihan CodeIgniter (CI) dibandingkan dengan Framework PHP lain,</p>
<p>1. Performa sangat cepat : salah satu alasan tidak menggunakan framework adalah karena eksekusinya yang lebih lambat daripada PHP from the scracth, tapi Codeigniter sangat cepat bahkan mungkin bisa dibilang codeigniter merupakan framework yang paling cepat dibanding framework yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Konfigurasi yang sangat minim (nearly zero configuration)  : tentu saja untuk menyesuaikan dengan database dan keleluasaan routing tetap diizinkan melakukan konfigurasi dengan mengubah beberapa file konfigurasi seperti database.php atau autoload.php, namun untuk menggunakan codeigniter dengan setting standard, anda hanya perlu merubah sedikit saja file pada folder config.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Banyak komunitas: dengan banyaknya komunitas CI ini, memudahkan kita untuk berinteraksi dengan yang lain, baik itu bertanya atau teknologi terbaru.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Dokumentasi yang sangat lengkap : Setiap paket instalasi codeigniter sudah disertai user guide yang sangat bagus dan lengkap untuk dijadikan permulaan, bahasanya pun mudah dipahami.</p>
<p style="text-align: justify;">5. Dan banyak lagi yang lainnya.</p>
<p>Beberapa website yang menggunakan CodeIgniter ini antara lain: TvOne.co.id, Kompas.com dan banyak lagi yang lainnya. Anda bisa membaca secara lengkap tentang CI ini dibeberapa alamat di bawah:</p>
<p>Situs Resmi: http://www.codeigniter.com<br />
Codeigniter Indonesia: http://www.codeigniter-id.com</p>
<p>Bagaimana? Setuju kalau menggunakan CodeIgniter? Kalau nggak setuju silakan coba framework lain, hehe&#8230;</p>
<p>Langkah pertama yang dilakukan adalah menginstall atau mengekstrak file-file CodeIgniter ke direktori web server yang akan kita gunakan untuk mengerjakan aplikasi web kita. Jika anda belum punya, silakan download di website resminya (http://codeigniter.com/) atau silakan cari di google. Setelah proses pengekstrakan selesai, aktifkan web server. Jika anda menggunakan XAMPP anda bisa mengaktifkannya melalui XAMPP Control Panel. Kemudian langkah selanjutnya adalah menguji apakah framework CodeIgniter telah bekerja ataukah belum dengan memanggil nama direktori yang kita gunakan melalui browser. Jika anda mengekstraknya di htdocs\coba maka silakan ketikkan alamat http://localhost/coba/ di browser anda. Maka akan muncul tampilan welcome yang menandakan CodeIgniter siap untuk digunakan. Jika belum coba periksa kembali web server anda atau mungkin anda salah tempat pada langkah pengekstrakannya.</p>
<p>Perhatikan, bahwa folder kerja kita nantinya terletak pada htdocs\coba\system\application. Sebelum CodeIgniter ini digunakan untuk membangun sebuah aplikasi, ada beberapa setting yang perlu diubah agar bisa berjalan di lingkungan server kita. Proses ini tidak terlalu sulit. Yang paling umum diubah, adalah sebagai berikut:</p>
<p>1. application\config\config.php<br />
Ubah $config['base_url']	= &#8220;http://localhost/nama_folder_kerja/&#8221;; jika nama folder kerja coba anda bisa mengubahnya menjadi $config['base_url'] = &#8220;http://localhost/coba/&#8221;;</p>
<p>2. application\config\autoload.php<br />
File ini menyimpan informasi apabila anda inginmeload sebuah controller atau model yang ingin secara otomatis terload jika web dieksekusi. (Keterangan mengenai Controller dan Model menyusul)</p>
<p>3. application\config\database.php<br />
Pada baris berikut:<br />
$db['default']['hostname'] = &#8220;localhost&#8221;;<br />
$db['default']['username'] = &#8220;root&#8221;;<br />
$db['default']['password'] = &#8220;&#8221;;<br />
$db['default']['database'] = &#8220;test&#8221;;<br />
sesuaikan dengan setting server anda. Jika anda menggunakan XAMPP, setting ini sesuai dengan inputan pada waktu instalasi XAMPP Server. Untuk anda sudah sering membuat aplikasi web dengan koneksi database, tentu tidak merasa kesulitan bukan?</p>
<p>4. application\config\routes.php<br />
Anda pasti beratanya, mengapa jika folder kerja kita dipanggil maka muncul tampilan Welcome CodeIgniter? Di file inilah letak setting standar CodeIgniter yang secara default memanggil controller welcome bawaan CodeIgniter. Maka dari itu agar tampilan halaman utama web kita seperti yang kita kehendaki maka perlu kita atur pada bagian $route['default_controller'] = &#8220;nama_controller_yang_akan_diload_pertama&#8221;;</p>
<p>Untuk selanjutnya, pada bagian $route['scaffolding_trigger'] = &#8220;&#8221;; ini adalah fasilitas CodeIgniter untuk memanajemen database tanpa membuat aplikasi/kode-kodenya. Jadi layaknya phpmyadmin yang bisa digunakan untuk insert, edit, delete pada suatu tabel tertentu, dengan menggunakan kata kunci yang kita isikan diantara tanda petik dua (&#8221; dan &#8220;), misalnya $route['scaffolding_trigger'] = &#8220;qwe&#8221;;</p>
<p><strong>Model, View, Controller</strong></p>
<p>Pada CodeIgniter, dikenal istilah MVC atau Model, View, Controller. CodeIgniter memisahkan secara jelas bagian-bagian program mana yang berfungsi sebagai Model, mana yang berfungsi sebagai Controller dan mana yang berfungsi menampilkan hasil proses atau View. Istilah gampangnya, menurut saya adalah:</p>
<p>Model -> memproses (termasuk insert, update, delete) data dari database<br />
Controller -> memproses apa yang dilakukan pada data setelah proses query<br />
View -> menampilkan hasil proses</p>
<p>Masih belum dong? <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Ok deh, ya pokoknya seperti itu pengertian paling gampangnya. Jadi code program bisa diorganisir secara jelas dan terpisah, tidak bercampur aduk antara yang satu dengan yang lain.</p>
<p><strong>Struktur Link</strong></p>
<p>CodeIgniter menggunakan struktur link yang clean dan mudah dikenali oleh manusia maupun mesin pencari. Karena sangat simple dan mudah dimengerti. Adapun struktur link dari CodeIgniter adalah:</p>
<p><strong>http://alamat_situs_anda/index.php/nama_controller/nama_method/parameter_method</strong></p>
<p>Maka dari itu, ketika anda pertama kali memanggil folder root web, yang keluar default adalah controller Welcome. Ketika anda ketikkan http://localhost/coba/index.php/welcome maka hasilnya akan sama, begitu juga dengan http://localhost/coba/index.php/welcome/index karena pada file controller hanya ada satu method saja dan method index lah yang pertama kali diload. Lalu bagaimana supaya yang dipanggil pertama kali bukan controller welcome? Ya gampang, tinggal edit saja file routes.php pada folder config dan ganti nama controller welcome dengan controller yang ingin kita load pertama kali.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, langsung praktek aja&#8230; <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sekarang kita akan mencoba membuat aplikasi sederhana menggunakan framework CodeIgniter ini. Kita beri saja judul HelloWorld hehehe <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Langkah pertama buat sebuah file pada folder application\controllers\ beri nama helloworld.php. Ingat sekali lagi bahwa ruang kerja kita berada pada folder application, jangan membuat folder baru lagi. Kemudian buat file helloview.php pada folder</p>
<p><strong>File helloworld.php</strong></em></p>

<div class="wp_syntax"><table><tr><td class="line_numbers"><pre>1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
</pre></td><td class="code"><pre class="php" style="font-family:monospace;"><span style="color: #000000; font-weight: bold;">&lt;?php</span>
	<span style="color: #000000; font-weight: bold;">class</span> HelloWorld <span style="color: #000000; font-weight: bold;">extends</span> Controller <span style="color: #009900;">&#123;</span>
&nbsp;
		<span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> __construct<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> <span style="color: #009900;">&#123;</span>
			parent<span style="color: #339933;">::</span><span style="color: #004000;">Controller</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
		<span style="color: #009900;">&#125;</span>
&nbsp;
		<span style="color: #000000; font-weight: bold;">function</span> index<span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #009900;">&#41;</span> <span style="color: #009900;">&#123;</span>
			<span style="color: #000088;">$this</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">load</span><span style="color: #339933;">-&gt;</span><span style="color: #004000;">view</span><span style="color: #009900;">&#40;</span><span style="color: #0000ff;">'helloview'</span><span style="color: #009900;">&#41;</span><span style="color: #339933;">;</span>
		<span style="color: #009900;">&#125;</span>
	<span style="color: #009900;">&#125;</span>
<span style="color: #000000; font-weight: bold;">?&gt;</span></pre></td></tr></table></div>

<p><strong>File helloview.php</strong></p>

<div class="wp_syntax"><table><tr><td class="line_numbers"><pre>1
2
3
4
5
6
</pre></td><td class="code"><pre class="html" style="font-family:monospace;">&lt;html&gt;
&lt;head&gt;&lt;title&gt;File Pertamaku&lt;/title&gt;&lt;/head&gt;
&lt;body&gt;
	&lt;h2&gt;Hello World!&lt;/h2&gt;
&lt;/body&gt;
&lt;/html&gt;</pre></td></tr></table></div>

<p>Yang perlu diperhatikan adalah nama class <strong>harus sama</strong> dengan nama filenya, kemudian ketikkan alamat pada browser anda http://localhost/coba/index.php/helloworld</p>
<p>Bagaimana?</p>
<p><strong>(bersambung)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Referensi:</p>
<p>http://10507588.blog.unikom.ac.id/10-php-framework.qj</p>
<p>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/02/10/pendahuluan_codeigniter/</p>
<b>Keyword Pencarian Populer:</b><ul><li><a href="http://habibi.web.id/search/menggunakan+codeigniter/" title="menggunakan codeigniter">menggunakan codeigniter</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/cara+menggunakan+codeigniter/" title="cara menggunakan codeigniter">cara menggunakan codeigniter</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/php+framework+codeigniter/" title="php framework codeigniter">php framework codeigniter</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/cara+menggunakan+ci/" title="cara menggunakan CI">cara menggunakan CI</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/membuat+website+menggunakan+codeigniter/" title="membuat website menggunakan codeigniter">membuat website menggunakan codeigniter</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/penggunaan+codeigniter/" title="penggunaan codeigniter">penggunaan codeigniter</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/pengertian+codeigniter/" title="pengertian codeigniter">pengertian codeigniter</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/definisi+framework+php/" title="definisi framework PHP">definisi framework PHP</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/framework+codeigniter/" title="framework codeigniter">framework codeigniter</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/membuat+aplikasi+dengan+codeigniter/" title="membuat aplikasi dengan codeigniter">membuat aplikasi dengan codeigniter</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.137 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://habibi.web.id/2011/03/01/pemrograman-php-menggunakan-framework-codeigniter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Sendiri Task Manager Menggunakan Notepad</title>
		<link>http://habibi.web.id/2010/12/25/membuat-sendiri-task-manager-menggunakan-notepad/</link>
		<comments>http://habibi.web.id/2010/12/25/membuat-sendiri-task-manager-menggunakan-notepad/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Dec 2010 09:32:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Habibi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[notepad]]></category>
		<category><![CDATA[task manager]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://habibi.web.id/?p=599</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ini udah banyak dibahas di banyak forum-forum hacking maupun prheaking, emang saya hanya copas alias copy paste aja kok, hehehe&#8230; Aplikasi pengganti task manager yang akan kita buat kali ini tidak memerlukan compile seperti yang lain-lainnya, seperti jika kita &#8230; <a href="http://habibi.web.id/2010/12/25/membuat-sendiri-task-manager-menggunakan-notepad/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mungkin ini udah banyak dibahas di banyak forum-forum hacking maupun prheaking, emang saya hanya copas alias copy paste aja kok, hehehe&#8230; Aplikasi pengganti task manager yang akan kita buat kali ini tidak memerlukan compile seperti yang lain-lainnya, seperti jika kita menggunakan programming delphi, visual basic ataupun yang lainnya. Ini adalah sebuah aplikasi HTML atau lebih sering disebut html application (HTA). Kodenya pun tak asing lagi bagi kita yakni terdiri dari source code gabungan antara HTML, VB script, dan javascript. Daripada banyak penjelasan mari kita langsung praktekan saja. Langkah pertama(x) silakan buka notepad anda, bisa notepad bawaan Windows<span id="more-599"></span> atau pun Notepad++, lalu copas code di bawah ini:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="html4strict" style="font-family:monospace;"><span style="color: #009900;">&lt;<span style="color: #000000; font-weight: bold;">html</span>&gt;&lt;<span style="color: #000000; font-weight: bold;">head</span>&gt;&lt;<span style="color: #000000; font-weight: bold;">title</span>&gt;</span>captbbx TaskMgr<span style="color: #009900;">&lt;<span style="color: #66cc66;">/</span><span style="color: #000000; font-weight: bold;">title</span>&gt;</span>
<span style="color: #009900;">&lt;HTA:APPLICATION</span>
<span style="color: #009900;">APPLICATIONNAME<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;KaskusKill&quot;</span> <span style="color: #000066;">ID</span><span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;oHTA&quot;</span> <span style="color: #000066;">BORDER</span><span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;thick&quot;</span></span>
<span style="color: #009900;">BORDERSTYLE<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;normal&quot;</span> CAPTION<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;yes&quot;</span> CONTEXTMENU<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;yes&quot;</span></span>
<span style="color: #009900;">INNERBORDER<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;no&quot;</span> MAXIMIZEBUTTON<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;no&quot;</span> MINIMIZEBUTTON<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;yes&quot;</span></span>
<span style="color: #009900;">NAVIGABLE<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;yes&quot;</span></span>
<span style="color: #009900;">ICON<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;TASKMGR.EXE&quot;</span> SCROLL<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;yes&quot;</span> SCROLLFLAT<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;yes&quot;</span></span>
<span style="color: #009900;">SELECTION<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;no&quot;</span> SHOWINTASKBAR<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;yes&quot;</span> SINGLEINSTANCE<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;no&quot;</span></span>
<span style="color: #009900;">SYSMENU<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;yes&quot;</span> <span style="color: #000066;">VERSION</span><span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;0.3&quot;</span> WINDOWSTATE<span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;normal&quot;</span> <span style="color: #000066;">WIDTH</span><span style="color: #66cc66;">=</span><span style="color: #ff0000;">&quot;3%&quot;</span>&gt;</span>
<span style="color: #009900;">&lt;<span style="color: #66cc66;">/</span><span style="color: #000000; font-weight: bold;">head</span>&gt;</span>
<span style="color: #009900;">&lt;<span style="color: #000000; font-weight: bold;">script</span> <span style="color: #000066;">language</span><span style="color: #66cc66;">=</span>vbscript&gt;</span>
sub LIST()
dim objService,Process,colProcess,datanya
dim return,isi
set objService = getobject(&quot;winmgmts:&quot;)
datanya = &quot;<span style="color: #009900;">&lt;<span style="color: #000000; font-weight: bold;">font</span> <span style="color: #000066;">face</span><span style="color: #66cc66;">=</span>verdana <span style="color: #000066;">size</span><span style="color: #66cc66;">=</span>2pt <span style="color: #000066;">color</span><span style="color: #66cc66;">=</span>white&gt;</span>&quot;
datanya = datanya <span style="color: #ddbb00;">&amp; &quot;&lt;b&gt;DAFTAR PROCESS:&lt;/b&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot;&lt;table cellspan=0 cellpadding=0 border=1&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot; bordercolor=black&gt;&lt;tr bgcolor=black&gt;&lt;td&gt;&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot;&lt;font face=verdana size=2pt color=white&gt;&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot;&lt;b&gt;PID&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;font face=verdana size=2pt&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot; color=white&gt;&lt;b&gt;Nama Proses&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;font &quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot;face=verdana size=2pt color=white&gt;&lt;b&gt;Aksi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">for each Process in objService.InstancesOf(&quot;Win32_process&quot;)</span>
<span style="color: #ddbb00;">Return = Process.GetOwner(isi)</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot;&lt;tr bgcolor=#333333&gt;&lt;td&gt;&lt;font face=verdana &quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot;size=2pt color=white&gt;&lt;b&gt;&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; Process.processid &amp; &quot;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;font &quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot;face=verdana size=2pt color=white&gt;&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; process.name &amp; &quot;&lt;/td&gt;&lt;td bgcolor=black &quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot;onclick=vbscript:BUNUH(&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; process.processid &amp; &quot;)&gt;&lt;font face=verdana &quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot;size=2pt color=#FFCC00&gt;&lt;b&gt;KILL&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">datanya = datanya &amp; &quot;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&quot;</span>
<span style="color: #ddbb00;">Next</span>
<span style="color: #ddbb00;">data.innerhtml = datanya</span>
<span style="color: #ddbb00;">end sub</span>
<span style="color: #ddbb00;">sub BUNUH(PID)</span>
<span style="color: #ddbb00;">dim objService,Process,colProcess,t,vv</span>
<span style="color: #ddbb00;">t = msgbox(&quot;Anda yakin KILL PID &quot; &amp; pid &amp; &quot;?&quot;,36,&quot;CAPTBBX&quot;)</span>
<span style="color: #ddbb00;">if t = 7 then exit sub</span>
<span style="color: #ddbb00;">set objService = getobject(&quot;winmgmts:&quot;)</span>
<span style="color: #ddbb00;">vv = &quot;Select * from Win32_Process Where processID = &quot; &amp; PID</span>
<span style="color: #ddbb00;">Set colProcess = objService.ExecQuery (vv)</span>
<span style="color: #ddbb00;">For Each Process in colProcess</span>
<span style="color: #ddbb00;">Process.Terminate()</span>
<span style="color: #ddbb00;">Next</span>
<span style="color: #ddbb00;">list</span>
<span style="color: #ddbb00;">end sub</span>
<span style="color: #ddbb00;">&lt;/script&gt;</span>
<span style="color: #ddbb00;">&lt;/head&gt;&lt;body onload=&quot;vbscript:list&quot; bgcolor=#666666&gt;</span>
<span style="color: #ddbb00;">&lt;span id=&quot;data&quot;&gt;&lt;/span&gt;</span>
<span style="color: #ddbb00;">&lt;table bgcolor=#FFCC00&gt;&lt;tr&gt;&lt;td onclick=vbscript:list&gt;</span>
<span style="color: #ddbb00;">&lt;font face=verdana size=2pt&gt;&lt;b&gt;REFRESH&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;</span>
<span style="color: #ddbb00;">&lt;/body&gt;&lt;/html&gt;</span></pre></div></div>

<p>Sekarang yang terpenting adalah simpan code tersebut tadi dengan namafile.hta. Ingat sekali lagi ekstensi filenya bukan *.txt atau *.html tetapi *.hta selanjutnya silakan double klik file yang telah anda buat tadi. Selamat mencoba&#8230; <img src='http://habibi.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<b>Keyword Pencarian Populer:</b><ul><li><a href="http://habibi.web.id/search/cara+membuat+task+manager+sendiri/" title="cara membuat task manager sendiri">cara membuat task manager sendiri</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/task+manager+sendiri/" title="task manager sendiri">task manager sendiri</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/task+manager+habibi/" title="task manager habibi">task manager habibi</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/membuat+task+manager+sendiri/" title="membuat task manager sendiri">membuat task manager sendiri</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/membuat+task+manager+dengan+notepad/" title="membuat task manager dengan notepad">membuat task manager dengan notepad</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/cara+membuat+task+maneger+sendiri/" title="cara membuat task maneger sendiri">cara membuat task maneger sendiri</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/menggunakan+notepad/" title="menggunakan notepad">menggunakan notepad</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/cara+membuat+process+manager+dengan+script/" title="cara membuat process manager dengan script">cara membuat process manager dengan script</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/cara+membuat+task+manager+dengan+notepad/" title="cara membuat task manager dengan notepad">cara membuat task manager dengan notepad</a></li><li><a href="http://habibi.web.id/search/task+manager+notepad/" title="task manager notepad">task manager notepad</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.231 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://habibi.web.id/2010/12/25/membuat-sendiri-task-manager-menggunakan-notepad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

